Usaha bisnis industri manufaktur adalah salah satu bisnis yang menjadi bagian dari bisnis di Indonesia. Sektor industri merupakan bisnis yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi, karena memiliki kemampuan untuk mendorong pembangunan ekonomi. Kegiatan pembangunan ekonomi di Indonesia bertujuan untuk mengurangi masalah perekonomian yang ada.
BACA JUGA:
Definisi industri manufaktur menurut para ahli adalah kegiatan industry yang kegiatan utamanya adalah mengubah bahan baku, komponen, atau bagian lainnya menjadi barang jadi yang memenuhi standar spesifikasi. Industri manufaktur adalah industri pengolahan, yaitu suatu usaha yang mengolah atau mengubah bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi yang mempunyai nilai tambah, yang dilakukan secara mekanis dengan mesin, ataupun tanpa menggunakan mesin (BPS, 2008).
Di Negara Indonesia, sektor industri manufaktur adalah suatu sektor yang mengalami perkembangan sangat pesat. Perkembangan ini dilakukan pada masa oerde baru dengan adanya UU No. 1 Tahun 1967 mengenai Penanaman Modal Asing (PMA) yang dilakukan pemerintah dengan liberialisasi dengan tujuan menarik modak asing agar meningkatkan ekonomi yang lemah. (Rafika Azwina, dkk, 2023: 45)
Kontribusi sektor industri manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Sejak tahun 2010, sektor industri terus memberikan kontribusi terbesar pada PDB nasional. (Kemenperin, 2022)
BACA JUGA:
Manufaktur merupakan sektor yang menjadi tonggak utama dalam perekonomian Indoneisa, baik secara mikro maupun makro. Sebab, sektor manufaktur seperti benang, otomotif, dan lainnya inilah yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sehingga turut berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat. Manufaktur juga menjadi ujung tombak ekspor yang mampu memberikanefek positif. Tidak bisa dikesampingkan juga bahwa jenis industri ini mampu menyerap investor, baik dari dalam maupun luar negeri dalam angka tinggi. (Lakumas, 2021)
Agus Gumiwang mengatakan sektor industri manufaktur masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Di antaranya:
- Masalah sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Padahal setiap tahun Indonesia membtuhkan setidaknya 600ribu tenaga kerja baru untuk industry sektor manufaktur, termasuk di dalamnya untuk hiliarisasi.
- Perluasan kerja sama intenasional untuk membuka pasar ekspor baru.
- Insentif harus investor friendly dan harus market friendly. Masih diperlukannya benchmarking dari negara-negara lain, khususnya negara competitor.
- International trade dan diplomasi. (Tempo.co, 2022).
Referensi:
Tedi Rustendi, Audit Berbasis Risiko Tahapan Penugasan Audit Internal, Penerbit Manggu.
Fransdito Ali Ilyas, Audit Berbasis Risiko Tahapan Penugasan Audit Internal, Penerbit Manggu.
Tags: Bisnis Manufaktur, Ekonomi bisnis, Peluang Bisnis Manufaktur, Tantangan Bisnis Manufaktur
News
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.